Pescatarian, Diet Seafood yang Ampuh Turunkan Berat Badan

Posted on

Bagi kita pengagum seafood dapat mengandalkan diet yang satu ini. Dikenal dengan sebutan diet pescatarian yang efisien menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

Ada banyak diet yang dapat menopang seseorang untuk menurunkan berat badan. Salah satu yang unik adalah diet pescatarian atau disebut juga diet seafood. Duet ini menggerakkan pola makan vegetarian dan mengkombinasikan seafood.

Sebab banyak orang yang menggerakkan pola makan vegetarian, tapi banyak juga yang mengimbuhkan ikan atau seafood untuk menu makan harian. Asupan nutrisinya terfokuskan pada lemak sehat dan protein.

Untuk merasakan khasiat menurunkan berat badan, tersedia lebih dari satu perihal yang mesti diketahui mengenai diet pescatarian. Mulai dari jenis makanan, cara melakukan, berlebihan sampai kelemahan diet.
Dilansir dari beragam sumber, tersebut 5 fakta mengenai diet pescatarian atau diet seafood.

1. Apa Itu Diet Pescatarian?

Diet pescatarian dapat dicoba untuk menurunkan berat badan. Diet ini diciptakan pada awal tahun 1990-an. Kata ‘Pescetarian’ sendiri terdiri dari dua kata, yakni ‘pesce’ dan ‘vegetarian’, lapor Healthline (10/03/17).

Diet Pescatarian dapat diambil kesimpulan sebagai pola makan vegetarian tapi tetap makan aneka seafood. Pola makan dalam diet ini fokus pada biji-bijian, kacang-kacangan, polong-polongan, lemak sehat dan protein utama.

Asupan protein tersebut didapatkan dari seafood. Selain itu, jenis diet ini juga disebut rendah kalori. Itulah yang memicu jenis diet ini memudahkan seseorang untuk memangkas bobot tubuhnya.

2. Makanan yang Boleh dan Dilarang untuk Dikonsumsi

Seperti yang udah disebutkan bahwa diet pescatarian merupakan pola makan vegetarian dengan tetap mengonsumsi seafood. Tak hanya itu, jenis diet ini juga memperbolehkan mengonsumsi telur atau susu meski dari product hewani.

Beberapa makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah sayuran hijau dan buah-buahan layaknya paprika merah, kuning, oranye, terong, jagung, blueberry, kiwi dan lainnya.

Kacang-kacangan atau biji-bijian layaknya lentil, tahu, hummus, selai kacang, chia. Produk susu layaknya susu utuh, yoghurt, keju dan telur juga diperbolehkan.

Sementara makanan yang dilarang adalah makanan utuh dari product hewani, layaknya daging sapi, kambing, babi, domba, ayam, unggas dan lainnya yang sejenis.

3. Tips Melakukan Diet Pescatarian

Selain pilih jenis-jenis makanan yang udah ditentukan, metode memasak juga penting. Hindari memasak dengan cara digoreng. Sebagai gantinya, kamu dapat memasak dengan cara memanggang, mengukus atau menumis yang lebih rendah lemak.

Kemudian perhatian juga seafood yang dibeli. Pastikan menyimpan dengan benar supaya menjaga kesegarannya. Seafood kalengan atau kemasan agaknya dapat dipilih untuk persediaan di rumah.

Perlu diketahui bahwa diet pescatarian safe untuk dijalankan oleh seseorang dengan suasana kesehatan layaknya mengidap diabetes, penyakit celiac sampai penyakit jantung, lapor Verrywellfit (16/12/20)

Namun, ulang ulang untuk selamanya berkonsultasi sebelum melakukan diet jenis ini. Terutama bagi orang yang mengidap penyakit layaknya yang disebutkan supaya dapat meraih campuran nutrisi yang tepat.

4. Kelebihan Diet Pescatarian

Diet pescatarian mempunyai banyak kelebihan, baik untuk kesehatan tubuh atau untuk lingkungan. Bagi kesehatan tubuh, jenis diet ini mengurangi risiko obesitas dan penyakit kritis layaknya jantung dan diabetes.

Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang membuat perubahan pola makan nabati dapat meraih berat badan paling sedikit. Hal ini mengurangi bahwa mengonsumsi hewani mungkin baik untuk kesehatan.

Sementara untuk persoalan lingkungan, jenis diet ini baik karena memelihara ternak mengakibatkan cost lingkungan yang tinggi. Menurut PBB, beternak dapat menyumbang 16% dari seluruh emisi karbon buatan manusia.

Ada juga berlebihan pada segi etis yang menjadi alasan mengapa orang pilih menjadi vegetarian dan meniti diet ini. Hal tersebut terkait dengan pembantaian pada hewan-hewan.

Diet ini disebut juga dengan sebutan diet seafood. Nah dari aneka pilihan seafood tersebut munculah kelemahan meniti diet. Mengingat seafood rawan tercemar merkuri atau zat beresiko lainnya.

Dalam perihal ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat memberi saran bahwa anak-anak dan wanita umur subur layaknya wanita hamil dan menyusui untuk menjauhi ikan tilefish, ikan todak, hiu dan king mackerel.

Selain itu, juga mesti membatasi tuna albacore dan sirip kuning. Sementara tuna mudah mempunyai takaran merkuri lebih rendah dan boleh dimakan 2 sampai 3 porsi dalam seminggu.